W. Edwards Deming pada tahun 1950 mengusulkan bahwa proses bisnis harus dianalisis dan diukur untuk mengidentifikasi sumber variasi yang menyebabkan produk menyimpang dari persyaratan pelanggan. Dia merekomendasikan bahwa proses bisnis ditempatkan dalam sebuah loop umpan balik terus menerus sehingga manajer dapat mengidentifikasi dan mengubah bagian-bagian dari proses yang membutuhkan perbaikan. Sebagai guru, Deming menciptakan diagram (agak disederhanakan) untuk menggambarkan proses yang berkesinambungan, umumnya dikenal sebagai siklus PDCA Plan, Do, Check, Act *:
- RENCANA: Desain atau merevisi komponen proses bisnis untuk meningkatkan hasil
- DO: Melaksanakan rencana dan mengukur kinerjanya
- PERIKSA: Menilai pengukuran dan melaporkan hasilnya kepada pengambil keputusan
- ACT: Tentukan perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan proses
* Catatan: Siklus PDCA sebenarnya awalnya dikembangkan oleh Walter A, Shewhart, Bell Laboratories ilmuwan yang adalah teman Deming dan mentor, dan pengembang Statistical Process Control (SPC) pada akhir tahun 1920. Jadi kadang-kadang ini disebut sebagai "Siklus Shewhart". Ada juga beberapa variasi baru pada konsep ini. Lihat The Man Who Kualitas Ditemukan oleh A. Gabor, Penguin Books, 1990.
Terima kasih sangat bermanfaat. Mhn ijin copy.
BalasHapusterimakasih
BalasHapus